Sedikit waktu di dalam oven dapat mengubah tomat-tomat kecil ini menjadi sesuatu yang sangat kaya rasa. Rasa manisnya menjadi lebih pekat, bagian pinggirnya sedikit terkaramelisasi, sementara bagian tengahnya tetap lembut dan sedikit berair. Bawang putih, minyak zaitun, dan rempah-rempah menyatukan seluruh cita rasa, sementara sedikit taburan gula membantu menyeimbangkan rasa asam alami tomat.
Terlepas dari namanya, tomat ini bukanlah tomat manisan yang keras dan renyah. Bayangkan tomat yang lembut, sedikit kenyal, dengan bagian pinggir yang terkaramelisasi dengan indah—sangat lezat disajikan di atas roti panggang atau dicampurkan ke dalam pasta hangat.
Tomat Panggang Karamelisasi
Recipe by Sandra DjohanServings
8
servingsPrep time
20
minutesCooking time
1
hour30
minutesCalories
236
kcalCook Mode
Keep the screen of your device on
Ingredients
60–70 buah tomat anggur (grape tomatoes)
Daun dari 4–5 tangkai thyme segar, cincang halus
1–1½ sdt oregano kering
2–3 siung bawang putih, cincang sangat halus
2–3 jumput garam, atau sesuai selera
2–3 sdm minyak zaitun
1 sdt gula pasir
Directions
- Panaskan oven.
Panaskan oven hingga suhu 150°C / 300°F, menggunakan panas atas-bawah konvensional. Lapisi satu atau dua loyang besar dengan kertas roti.
Gunakan ruang loyang yang cukup agar tomat dapat disusun dalam satu lapisan tanpa saling bertumpuk atau terlalu berdekatan. - Siapkan tomat.
Cuci tomat, kemudian keringkan hingga benar-benar tidak ada air yang tersisa. Belah setiap tomat menjadi dua bagian memanjang.
Jika memungkinkan, pilih tomat dengan ukuran yang hampir sama agar matang secara merata. - Susun dan bumbui.
Letakkan tomat di atas loyang yang telah disiapkan dengan bagian yang terpotong menghadap ke atas.
Taburkan thyme, oregano, bawang putih cincang, dan garam secara merata di atas tomat. Siram dengan minyak zaitun, pastikan bawang putih sedikit terlapisi minyak untuk membantu mencegahnya menjadi gosong.
Sisihkan gula terlebih dahulu. - Panggang selama 30 menit.
Masukkan loyang ke dalam oven dan panggang selama 30 menit.
Tomat akan mulai melunak dan mengeluarkan cairannya. Jika menggunakan dua loyang, tukar posisi loyang dan putar arahnya pada pertengahan tahap pemanggangan pertama ini. - Taburkan gula.
Keluarkan loyang sebentar dari oven, lalu taburkan gula secara merata di atas tomat.
Gunakan sedikit saja—tujuannya adalah untuk menonjolkan rasa manis alami tomat sekaligus mempertahankan keseimbangan rasa manis dan asam yang lezat. - Lanjutkan proses pemanggangan.
Masukkan kembali loyang ke dalam oven dan panggang selama 40–60 menit lagi. Periksa kondisinya menjelang akhir waktu pemanggangan.
Tomat siap ketika:
• Ukurannya telah menyusut dan permukaannya tampak sedikit berkerut.
• Sebagian besar cairan yang encer telah menguap.
• Bagian pinggirnya sedikit terkaramelisasi.
• Bagian tengahnya tetap lembut dan tidak sampai benar-benar kering.
Tomat yang berukuran lebih kecil mungkin akan matang lebih cepat. Keluarkan masing-masing tomat jika sudah matang sesuai kebutuhan, dan awasi bawang putih agar tidak gosong. - Dinginkan sebentar dan sajikan.
Diamkan tomat di atas loyang selama 10–15 menit.
Angkat tomat dengan hati-hati dari kertas roti, lalu siramkan sisa minyak dan cairan yang telah menyerap aroma rempah ke atasnya. Sajikan selagi hangat atau biarkan dingin sebelum disimpan.
Catatan dari Sandra
- Biarkan oven yang bekerja.
Persiapannya sederhana; cita rasanya berkembang selama proses pemanggangan perlahan. Hindari menaikkan suhu oven untuk mempercepat proses, karena bawang putih dan bagian pinggir tomat dapat gosong sebelum bagian tengahnya menyusut dan mengental.
Mulailah dengan tomat yang berkualitas baik.
Tomat anggur yang matang dan masih keras sangat cocok digunakan. Tomat ceri juga bisa digunakan, meskipun waktu memasaknya mungkin berbeda.
Sesuaikan bumbu pada tahap akhir.
Saat tomat menyusut, cita rasanya—termasuk rasa asinnya—akan menjadi lebih pekat. Mulailah dengan sedikit garam, kemudian cicipi setelah proses pemanggangan selesai.
Perhatikan tekstur yang diinginkan.
Untuk pasta, biarkan tomat sedikit lebih berair. Untuk bruschetta atau sajian bersama aneka keju, panggang sedikit lebih lama agar menghasilkan tekstur yang lebih pekat dan sedikit kenyal. - Saran Penyajian
• Sendokkan di atas roti sourdough panggang atau bruschetta.
• Sajikan di atas ricotta, feta kocok, atau burrata.
• Campurkan ke dalam pasta bersama cairan hasil pemanggangan dan daun basil segar.
• Tambahkan ke dalam sandwich, salad, grain bowl, atau omelet.
• Sajikan sebagai pendamping ikan panggang, ayam, atau sayuran panggang. - Penyimpanan
Di dalam lemari es:
Biarkan tomat hingga dingin, kemudian pindahkan ke wadah bersih dan kedap udara, lalu segera simpan di dalam lemari es. Habiskan dalam waktu 2–3 hari.
Di dalam freezer:
Susun tomat yang telah dingin di atas loyang yang sudah dilapisi kertas roti, lalu bekukan hingga mengeras. Setelah itu, pindahkan ke wadah atau kantong khusus freezer. Untuk menjaga kualitas terbaik, gunakan dalam waktu 3 bulan.
Jika menambahkan minyak zaitun:
Tetap simpan di dalam lemari es dan gunakan dalam jangka waktu yang sama, yaitu 2–3 hari. Menutupi tomat yang masih mengandung banyak air dan telah dibumbui bawang putih dengan minyak tidak membuatnya menjadi awet pada suhu ruang atau aman untuk disimpan lebih lama.
From My Kitchen To Yours — Sandra Djohan