Creamy Tuscan Mushrooms (Indonesian Version)
Recipe by Sandra Djohan6
servings5
minutes20
minutes393
kcalKeep the screen of your device on
Bahan-Bahan
- Untuk jamur dan bawang putih:
1.020 gram jamur cremini, jamur kancing, atau campuran keduanya
3 sdm minyak dari stoples tomat kering atau minyak zaitun
7–8 siung bawang putih, cincang halus
Sejumput garam
- Untuk saus:
1½ sdm minyak dari stoples tomat kering atau minyak zaitun
1½ sdm tepung terigu serbaguna
190 ml kaldu sayuran
360 ml krim kental cair tanpa gula (heavy cream)
1½ sdt parutan kulit lemon, ambil bagian kuningnya saja
1½ sdt bumbu herba Italia (Italian seasoning)
Sekitar ¾ sdt garam, lalu sesuaikan
Sekitar ¾ sdt lada hitam yang baru digiling
¾ cup lebih sedikit tomat kering dalam minyak (sun-dried tomatoes), tiriskan dan iris memanjang
3 cup daun bayam segar, takar tanpa dipadatkan
- Untuk penyelesaian:
3 sdm daun basil segar, sobek kasar
45 gram keju Parmesan, parut halus, opsional
Cabai kering tumbuk sesuai selera; resep sumber mencantumkan 1 sendok makan, jadi tambahkan bertahap jika tidak ingin terlalu pedas
Cara Membuat
- Siapkan jamur.
Bersihkan jamur dengan kain lembap atau sikat lembut. Hindari merendamnya agar tidak menyerap terlalu banyak air. Jika perlu dibilas, lakukan sebentar lalu segera keringkan.
Belah dua jamur berukuran sedang, potong empat jamur besar, dan biarkan jamur kecil tetap utuh. Usahakan ukurannya cukup seragam agar matang merata. - Panaskan wajan.
Panaskan wajan lebar berdiameter sekitar 30 cm di atas api sedang besar selama kurang lebih 1 menit.
Untuk jumlah jamur sebanyak ini, masak dalam beberapa tahap agar wajan tidak terlalu penuh. Ruang yang cukup membantu jamur kecokelatan dengan baik. - Masak jamur tanpa minyak terlebih dahulu.
Masukkan jamur ke dalam wajan kering, lalu tambahkan sejumput garam. Masak sambil sesekali diaduk.
Jamur akan mengeluarkan air terlebih dahulu. Lanjutkan memasak hingga air menguap dan permukaannya mulai berwarna cokelat keemasan. Mulai periksa setelah 4–5 menit, tetapi tambahkan waktu jika masih banyak cairan.
Jangan terlalu sering diaduk—beri kesempatan permukaannya bersentuhan dengan wajan panas. - Tambahkan minyak dan bawang putih.
Setelah seluruh jamur kecokelatan, satukan kembali di dalam wajan. Kecilkan api ke sedang, lalu tambahkan 3 sdm minyak dan bawang putih cincang.
Tumis sekitar 1 menit sambil diaduk hingga harum. Jaga agar bawang putih tidak gosong karena akan terasa pahit. - Buat dasar pengental saus.
Dorong jamur ke salah satu sisi wajan. Tuangkan 1½ sdm minyak ke sisi yang kosong, lalu taburkan tepung terigu.
Aduk minyak dan tepung selama 30–60 detik hingga tercampur rata dan aroma tepung mentah berkurang. - Tuangkan kaldu secara bertahap.
Tambahkan kaldu sedikit demi sedikit ke campuran tepung sambil terus diaduk agar tidak menggumpal.
Setelah halus, aduk bersama jamur. - Masukkan krim dan bumbu.
Tuangkan krim kental, lalu tambahkan parutan kulit lemon, Italian seasoning, garam, lada hitam, dan irisan tomat kering.
Aduk perlahan hingga seluruh jamur terbalut saus. - Masak hingga saus mengental.
Kecilkan api dan masak dengan gelembung kecil selama sekitar 5–7 menit. Aduk sesekali dan hindari mendidihkan saus terlalu kuat.
Saus siap ketika cukup kental untuk melapisi bagian belakang sendok. Cicipi, lalu sesuaikan garam dan lada. - Masukkan bayam.
Matikan api, kemudian masukkan bayam. Aduk perlahan selama 1–2 menit hingga layu oleh panas saus.
Jika menggunakan daun bayam yang lebih besar atau tebal, masukkan saat wajan masih di atas api kecil dan masak sebentar hingga cukup lunak. - Beri sentuhan akhir dan sajikan.
Taburkan basil segar, Parmesan jika digunakan, dan cabai kering tumbuk sesuai selera.
Sajikan segera selagi hangat, saat saus masih lembut dan mengilap.
Catatan dari Sandra
- Kunci rasa ada pada jamurnya.
Jangan terburu-buru menambahkan krim. Biarkan jamur kecokelatan terlebih dahulu karena tahap inilah yang membangun rasa gurih pada hidangan.
Pilihan jamur.
Cremini memberikan rasa yang lebih kuat, tetapi jamur kancing juga cocok. Campuran jamur tiram dan shiitake bisa menambah variasi tekstur. Buang batang shiitake yang keras.
Manfaatkan minyak tomat kering.
Minyak di dalam stoples biasanya sudah membawa aroma tomat dan herba. Sayang jika dibuang! Minyak zaitun biasa juga bisa digunakan.
Ingin saus lebih ringan?
Gunakan half-and-half, yaitu campuran susu dan krim. Hasilnya lebih ringan dan lebih encer, jadi masak dengan api kecil.
Untuk versi tanpa produk susu.
Gunakan krim mete atau santan kental sebagai pengganti krim. Santan akan memberikan rasa kelapa pada saus. Lewati Parmesan atau gunakan nutritional yeast sebagai tambahan rasa gurih.
Untuk versi bebas gluten.
Ganti tepung terigu dengan 1 sdt tepung maizena yang dilarutkan dalam sedikit kaldu dingin. Masukkan setelah krim, lalu masak perlahan hingga mengental. Pastikan kaldu dan bumbu lainnya juga bebas gluten.
Atur kekentalan sesuai selera.
Jika terlalu kental, tambahkan sedikit kaldu. Jika terlalu encer, masak beberapa menit lagi dengan api kecil. Saus juga akan semakin kental saat mulai dingin.
Cara menikmatinya.
Sajikan bersama ciabatta panggang atau crostini sebagai pembuka. Untuk hidangan utama, tuangkan di atas pasta, polenta, kentang tumbuk, atau nasi. Cocok juga sebagai pendamping ayam panggang, steak, atau salmon.
Penyimpanan.
Simpan dalam wadah tertutup di lemari es hingga 3 hari. Panaskan perlahan dengan sedikit tambahan kaldu atau krim. Pembekuan kurang disarankan karena tekstur saus krim dapat berubah dan terpisah.
Sedikit variasi.
Tambahkan sedikit white wine kering sebelum kaldu, lalu biarkan menyusut. Bayam juga bisa diganti dengan kale; masukkan lebih awal karena membutuhkan waktu lebih lama untuk melunak.
Jika ingin sepenuhnya vegetarian.
Gunakan keju dengan rennet mikroba atau berlabel vegetarian, atau sajikan tanpa Parmesan.
From My Kitchen to Yours — Sandra Djohan